Sabtu, 19 Maret 2011

Pertanyaan 3-8

Pada posting kali ini saya akan membahas pertanyaan pada buku Analisis laporan keuangan karangan K.R. Subramanyam dan John J. Wild edisi 10.
Kontrak utang biasanya membatasi kemampuan perusahaan untuk menggunakan sumber daya dan menjalankan aktifitas bisnisnya. Hal tersebut sering disebut sebagai persyaratan utang.
a)     Identifikasi dimana informasi tentang pembatasan tersebut ditemui
b)     Definisikan margin keamanan sebagaimana diaplikasikan dalam kontrak utang dan jelaskan bagaimana dampak margin keamanan pada penilaian tingkat relative resiko perusahaan.
a)     Kreditor menetapkan pembatasan atau persyaratan untuk melindungi kepentingan mereka.  Pembatasan ini sering kali mengakibatkan perilaku manajemen yang dapat merugikan kepentingan kreditor. Pelanggaran atas pembatasan tersebut biasanya mengakibatkan “kegagalan teknis” yang menjadi dasar bagi kreditor untuk meminta pembayaran segera. Batasan kewajiban ini dapat mengurangi resiko kreditor. Batasan dalam tindakan manajemen beragam bentuknya termasuk :
-         Batasan distribusi deviden
-         Batasan modal kerja
-         Batasan debt to equity ratio
-         Batasan rasio utang terhadap equitas
-         Batasan klaim yang didahulukan atas asset
-         Batasan perolehan dan penghentian investasi
-         Batasan perolehan utang
Persyaratan tersebut membatasi penggunaan asset bersih dengan menahan kemampuan manajemen untuk mendistribusikan asset kepada pemegang saham baru dan pemegang saham sekarang atau kreditur baru. Banyak batasan berbentuk batasan akuntansi, contoh : pembatasan pembayaran deviden sering dinyatakan dalam bentuk jumlah laba ditahan minimum yang harus dimiliki perusahaan.
b)     Margin Keamanan mengacu pada seberapa jauh ketaatan saat ini melampaui persyaratan minimum, dan guna untuk memprediksi masalah-masalah atas masa pinjaman. Beberapa fitur penting dalam analisis kewajiban yang mungkin terlampir dalam kontrak utang..
-         Ketentuan utang (seperti tanggal jatuh tempo, tingkat bunga, pola pembayaran dan jumlahnya)
-        Pembatasan pemakaian sumber daya dan pelaksanaan aktivitas bisnis
-        Kemampuan dan fleksibilitas untuk memperoleh pendanaan selanjutnya
-    Kewajiban untuk modal kerja, perbandingan utang terhadap ekuitas dan ukuran keuangan lain.
-    Fitur konversi kewajiban yang bersifar difusi
            -    Larangan atas pembayaran-pembayaran seperti deviden.

Pertanyaan 1-13

Dalam postingan kali ini saya akan membahas pertanyaan dari buku Analisis Laporan Keuangan. Karangan K.R SUBRAMANYAM & JOHN J.WILD. Edisi 10.


Jelaskan mengapa laporan keuangan penting bagi proses pengambilan keputusan dalam analisis keuangan . identifiksasi dan diskusikan juga beberapa keterbatasan laporan keuangan untuk kepentingan analisis.
*** Laporan keuangan mencerminkan status keuangan, kondisi perusahaan atas kejadian-kejadian ekonomi selama periode akuntansi dan merupakan pertanggung jawaban manajemen kepada pihak terkait dengan perusahaan. Dari laporan keuangan yang dihasilkan oleh manajemen, kemudian dianalisis untuk memproses evaluasi prospek ekonomi dan resiko perusahaan yang akan terjadi. Dari analisis laporan keuangan ini dapat mengurangi ketergantungan pada firasat, tebakan dan intuisi dalam pengambilan keputusan, serta mengurangi ketidakpastian analisis bisnis. Karena kualitas analisis keuangan bergantung pada keandalan dan muatan ekonomis laporan keuangan. Analisis laporan keuangan melibatkan komponen Akuntansi, keuangan dan analisis prospektif.
            Analisis lingkungan bisnis dan strategi adalah menilai situasi perekonomian dan industrinya serta untuk menilai kekuatan dan kelemahan kompetitif perusahaan, beserta peluang dan ancaman.
            Analisis akuntansi mencerminkan realitas ekonomi dengan mempelajari transaksi dengan peristiwa perusahaan.
Keterbatasan akuntansi mempengaruhi kegunaan laporan keuangan itu sendiri, ada beberapa masalah : Masalah perbandingan terjadi ketika menerapkan akuntansi yang berbeda untuk transaksi dan peristiwa yang sama. Distorsi akuntansi merupakan penyimpangan informasi akuntansi dari peristiwa ekonomi. Hal ini disebabkan karena : kesalahan estimasi manajemen, memanipulasi dan mempercantik laporan keuangan, standar akuntansi itu sendiri.
            Analisis keuangan menilai kinerja keuangan dimasa depan, ada tiga dasar dalam analisis keuangan : analisis profitabilitas merupakan tingkat pengembalian investasi, analisis resiko merupakan kemampuan memenuhi komitmennya. Analisis sumber dan penggunaan dana.
            Analisis prospektif merupakan peramalan hasil dimasa depan, dilanjutkan dengan Valuasi yang mengubah ramalan hasil dimasa depan menjadi estimasi nilai perusahaan.
Laporan keuangan merupakan dasar dalam pengambilan keputusan yang diselanjutkan dianalisis untuk dapat di ambil tindakan-tindakan yang disertai dengan analisis-analisis yang disebutkan diatas. Agar pengambilan keputusan dapat mengambilkan keputusan yang tepat dan menguntungkan.

Sabtu, 05 Maret 2011

Dalam posting kali ini saya akan mencoba membahas latian 2-8 pada buku karangan John j.wild, dkk. Financial Statement Analysis Edisi 8 buku 1.

Latian 2-8

Laporan keuangan merupakan sumber utama informasi mengenai suatu perusahaan. Ramalan, laporan dan rekomendasi dari analisis merupakan sumber informasi alternative yang terkenal :
Diminta :
a.    Diskusikan kelebihan informasi laporan keuangan untuk para pengambil keputusan   usaha
b.    Diskusikan kelebihan informasi ramalan analisis untuk para pengambil keputusan usaha.
c.     Diskusikan bagaimana informasi pada (a) dan (b) saling terkait.     
.
Saya akan mencoba menjawab pertanyaan diatas menurut pendapat saya pribadi. Disoal ditulis “pengambil keputusan”, pengambil keputusan dapat dibedakan menjadi dua pihak : pihak intern yaitu manajemen, owner, karyawan. Pihak ekstern : pemerintah, investor, kreditor. Laporan keuangan merupakan pertanggungjawab manajemen kepada pemilik atau pihak-pihak yang berkepentingan dengan perusahaan atas kepercayaan menjalankan kegiatan operasional perusahaan.
Ramalan laporan keuangan merupakan prediksi kejadian ekonomi yang akan terjadi dimasa akan datang, biasanya investor dalam membuat ramalan masa depan dibantu oleh perantara informasi yaitu analis. Apa yang menjadi inputan untuk membuat ramalan itu sendiri, input yang digunakan adalah pertama, laporan keuangan yang dihasilkan manajemen pada periode akuntansi yang bersangkutan, kedua, pengungkapan sukarela, maksudnya ungkapan yang berita penting mengenai perusahaan yang dilakukan oleh manager perusahaan tersebut pengungkapan manager ada yang bersifat merugikan dan menguntungkan. Ada beberapa alas an manager melakukan hal ini mungkin manager terdesak dengan tuntutan hukuman yang ditunjukan kepadanya, dll. Ketiga berita ekonomi, industry dan perusahaan. Berita ekonomi seperti tingkat bunga, pertukaran mata uang asing, dll. Berita industry seperti perubahan harga komoditi, pesaing, peraturan pemerintah. Informasi khusus mengenai perusahaan yaitu akuisisi, perubahan manager, perubahan auditor. Dari berbagai sumber analisis untuk membuat ramalan keuangan diharapkan dari sudut pihak ekstern, investor membuat keputusan yang tepat mengenai perusahaan mana yang akan ditanamankan modalnya apakah menerima atau menolak, dan investor mengharapkan feedback (umpan balik) dari dana yang di setorkan kepada pihak yang menerima. Dari pihak manajemen, membuat rencana kedepan untuk memajukan perusahaan tersebut, seperti menaikan laba sebesar 30% dari tahun sebelumnya, meningkatkan pangsa pasar dan volume produksi.
            Laporan keuangan sepenuhnya menjadi tangungjawab manajemen, informasi laporan keuangan digunakan untuk menilai kinerja manager dalam menjalankan kegiatan operasional perusahaan dan tercapai atau tidaknya rencana perusahaan yang telah tercantum dalam anggaran perusahaan. Selanjutnya bagi pihak ekstern dan direksi informasi laporan keuangan tersebut berguna apakah manager yang ada telah harus diganti atau tidak, bagi investor apakah akan mempertahankan/menjual/membeli, berdasarkan analisis dari informasi laporan keuangan tersebut. Bagi pemerintah , laporan keuangan perusahaan yang telah diaudit oleh auditor independent. Untuk menetukan besaran pajak yang dipungut dari laba yang dihasilkan selama periode akuntansi.
            Apa hubungan keduanya, pada dasarnya pemakai informasi laporan keuangan ingin mendapati laporan keuangan yang relevan, andal dan dapat dibandingkan dan konsisten. Informasi dapat dikatakan relevan jika, “memiliki nilai prediksi” maksudnya dapat membantu pembuat keputusan memprediksi hasil dimasa depan, dan “memiliki nilai umpan balik”. Meskipun laporan keuangan tersebut semula hanya prediksi investor, sejauh ini laporan laba tidak jauh berbeda dengan hasil akhir.  Dikatakan “andal” jika disajikan dengan jujur dan netral. Dapat dibandingkan dan Konsisten merupakan kualitas sekunder atas informasi akuntansi. Konsisten memakai prosedur akuntansi yang tetap tiap periode akuntansi, jika berbeda dicantumkan jenis dan alasannya. Dapat dibandingkan dengan data-data yang ada (catatan akuntansinya). 

Sabtu, 19 Februari 2011

Dalam posting kali ini saya akan mencoba membahas latian 1-8 pada buku karangan John j.wild, dkk. Financial Statement Analysis Edisi 8 buku 1.

Latian 1-8
Neraca akhir tahun Mixon Company sebagai berikut :   (dalam satuan Dollar)


Keterangan
           2003
          2002
          2001
Kas
30.800
35.625
36.800
Piutang Usaha, bersih
88.500
62.500
49.200
Persediaan
111.500
82.500
53.000
Beban dibayar dimuka
9.700
9.375
4.000
Aktiva Tetap, bersih
277.500
255.000
229.500
Total Aktiva
518.000
445.000
372.500
Utang usaha
128.900
75.250
49.250
Wesel bayar jangka panjang yang dijamin dengan hipotek aktiva tetap
97.500
102.500
82.500
Saham Biasa, nilai nominal $10
162.500
162.500
162.500
Laba ditahan
129.100
104.750
78.250
Total Kewajiban dan Ekuitas
518.000
445.000
372.500

LAPORAN LABA/RUGI

Keterangan
2003
2002
Penjualan
672.500
530.000
Harga Pokok Penjualan
410.225
344.500
Beban operasi lainnya
208.550
133.980
Beban Bunga
  11.100
  12.300
Pajak Penghasilan
    8.525 +
    7.845 +
Total Biaya dan Beban
(638.400)
(498.625)
Laba bersih
34.100
31.375
Laba per saham
2,10
1,93


***********************************************************************************
Mengacu pada laporan keuangan diatas. Diketahui informasi tambahan tentang perusahaan sebagai berikut :
Harga Pasar Saham Biasa, 31 Desember 2003 $ 15,00
Harga Pasar Saham Biasa, 31 Desember 2002 $ 14,00
Deviden tunai tahunan perlembar saham tahun 2003 $0,30
Deviden tunai tahunan perlembar saham tahun 2002 $0,15

Untuk mengevaluasi profitabilitas perusahaan, hitunglah untuk tahun 2003 dan 2002 :
1. Pengembalian atas ekuitas pemegang saham biasa ( return on common stockholder’s equity)
2. Rasio harga-laba (price-earning ratio) per 31 desember
3. Imbal hasil deviden (dividend yield)

Hasil
1. Tingkat pengembalian atas ekuitas biasa
Formulanya : (Laba Bersih)/(Rata-Rata Ekuitas Pemegang Saham)

Tahun 2003= ($ 34.100)/(($ 291.600 + $ 267.250))=0,06101

Tahun 2002= ($ 31.375)/(($ 291.600 + $ 267.250))=0,05614


2. Rasio harga terhadap laba
Formulanya : (Harga Pasar Per lembar saham)/(Laba per saham)

Tahun 2003 = ($ 15,00)/($ 2,10)= 7,41285

Tahun 2002 = ($ 14,00)/($ 1,93)= 7,25388


3. Imbal hasil deviden
Formulanya : (Deviden tunai per saham)/(Harga pasar per lembar saham)

Tahun 2003= ($ 0,30)/($ 15,00)= 0,02

Tahun 2002= ($ 0,15)/($ 14,00)= 0,01071

Analisis Laporan Keuangan

Dalam posting kali ini saya akan mencoba membahas latian 1-8 pada buku karangan John j.wild, dkk. Financial Statement Analysis Edisi 8 buku 1.

Latian 1-8
Neraca akhir tahun Mixon Company sebagai berikut :   (dalam satuan Dollar)
 
Keterangan
         2003
        2002
        2001
Kas
30.800
35.625
36.800
Piutang Usaha, bersih
88.500
62.500
49.200
Persediaan
111.500
82.500
53.000
Beban dibayar dimuka
9.700
9.375
4.000
Aktiva Tetap, bersih
277.500
255.000
229.500
Total Aktiva
518.000
445.000
372.500
Utang usaha
128.900
75.250
49.250
Wesel bayar jangka panjang yang dijamin dengan hipotek aktiva tetap
97.500
102.500
82.500
Saham Biasa, nilai nominal $10
162.500
162.500
162.500
Laba ditahan
129.100
104.750
78.250
 Total Kewajiban dan Ekuitas
518.000
445.000
372.500
LAPORAN LABA/RUGI


Keterangan
2003
2002
Penjualan
672.500
530.000
Harga Pokok Penjualan
410.225
344.500
Beban operasi lainnya
208.550
133.980
Beban Bunga
  11.100
  12.300
Pajak Penghasilan
    8.525 +
    7.845 +
Total Biaya dan Beban
(638.400)
(498.625)
Laba bersih
34.100
31.375
Laba per saham
2,10
1,93


***********************************************************************************
Mengacu pada laporan keuangan diatas. Diketahui informasi tambahan tentang perusahaan sebagai berikut :
Harga Pasar Saham Biasa, 31 Desember 2003 $ 15,00
Harga Pasar Saham Biasa, 31 Desember 2002 $ 14,00
Deviden tunai tahunan perlembar saham tahun 2003&nbs;$0,30
Deviden tunai tahunan perlembar saham tahun 2002 0,15

Untuk mengevaluasi profitabilitas perusahaan, hitunglah untuk tahun 2003 dan 2002 :
1. Pengembalian atas ekuitas pemegang saham biasa ( return on common stockholder’s equity)
2. Rasio harga-laba (price-earning ratio) per 31 desember
3. Imbal hasil deviden (dividend yield)

Hasil
1. Tingkat pengembalian atas ekuitas biasa
Formulanya : (Laba Bersih)/(Rata-Rata Ekuitas Pemegang Saham)

Tahun 2003= ($ 34.100)/(($ 291.600 + $ 267.250))=0,06101

Tahun 2002= ($ 31.375)/(($ 291.600 + $ 267.250))=0,05614


2. Rasio harga terhadap laba
Formulanya : (Harga Pasar Per lembar saham)/(Laba per saham)

Tahun 2003 = ($ 15,00)/($ 2,10)= 7,41285

Tahun 2002 = ($ 14,00)/($ 1,93)= 7,25388


3. Imbal hasil deviden
Formulanya : (Deviden tunai per saham)/(Harga pasar per lembar saham)

Tahun 2003= ($ 0,30)/($ 15,00)= 0,02

Tahun 2002= ($ 0,15)/($ 14,00)= 0,01071

Jumat, 07 Januari 2011

Kunci Folder Anda!!!

Folder merupakan wadah untuk menyimpan file-file, dan sebagainya. Baik file yang penting dan file biasa. Terkadang kita risih file yang menurut kita penting di buka atau digandakan oleh pihak lain. Untuk itu dalam post yang singkat ini, saya akan share coding untuk mengkunci folder dan menghilangkan folder tersebut. Mungkin sebagian dari kalian sudah mengetahui cara ini, ya bagi yang belum tahu, semoga coding ini bermanfaat.

@ECHO OFF
if EXIST "Data.{FBF23B40-E3F0-101B-8488-00AA003E56F8}" goto UNLOCK
if NOT EXIST Data goto MDLOCKER
:CONFIRM
echo Lock This Folder??(Y/N)
set/p "cho=>"
if %cho%==Y goto LOCK
if %cho%==y goto LOCK
if %cho%==n goto END
if %cho%==N goto END
echo Invalid choice.
goto CONFIRM
:LOCK
ren Data "Data.{FBF23B40-E3F0-101B-8488-00AA003E56F8}"
attrib +h +s "Data.{FBF23B40-E3F0-101B-8488-00AA003E56F8}"
echo Folder Locked
goto End
:UNLOCK
echo Insert Password
set/p "pass=>"
if NOT %pass%== (masukan password, apa aj) goto FAIL
attrib -h -s "Data.{FBF23B40-E3F0-101B-8488-00AA003E56F8}"
ren "Data.{FBF23B40-E3F0-101B-8488-00AA003E56F8}" Data
echo Folder Unlocked successfully
goto End
:FAIL
echo Invalid password
goto end
:MDLOCKER
md Data
echo Folder Created
goto End
:End



buka Notepad lalu simpan coding diatas dengan extention (bin), sebagai contoh folder.bin dan simpan di partisi komputer mana aj baik C ataupun D, dll.

semoga bermanfaat.

Keamanan Sistem Informasi

Sistem keamanan Informasi merupakan suatu subsistem dalam suatu organisasi yang bertugas mengendalikan resiko terkait dengan system informasi berbasis computer. Sistem keamanan informasi memiliki elemen utama system informasi, seperti Hardware, Database, Prosedur dan Pelaporan. Sebagai contoh : data terkait dengan penggunaan system dan pelanggaran keamanan bisa jadi dikumpulkan secara real-time, disimpan dalam database dan digunakan untuk menghasilkan laporan.
Sistem keamanan elektronik merupakan sebuah system informasi. Oleh karena itu, pengembangan system keamanan juga perlu mengacu pada pendekatan siklus hidup system. Sistem keamanan computer dikembangkan dengan menerapkan metode analisis, desain, implementasi, serta operasi, evaluasi, dan pengendalian. Tujuan setiap tahap siklus hidup ini adalah sebagai berikut :
1. Analisis Sistem
Mempunyai tujuan kerentanan system dalam arti ancaman yang relevan dan eksposur kerugian yang terkait dengan ancaman tersebut.
2. Desain Sistem
Mempunyai tujuan desain ukuran keamanan dan rencana kontingensi untuk mengendalikan eksposur kerugian yang teridentifikasi.
3. Implementasi Sistem
Mempunyai tujuan menerapkan ukuran keamanan seperti yang telah di desain.
4. Operasi, evaluasi dan pengendalian system
Mempunyai tujuan mengoperasikan system dan menaksir efektivitas dan efisiensi. Membuat perubahan sebagaimana diperlukan sesuai dengan kondisi yang ada.

Tujuan fase pertama siklus hidup system keamanan adalah untuk menghasilkan laporan analisis kerentanan dan ancaman. Tujuan fase kedua adalah untuk mencegah kerugian dan rencana kontingensi untuk menangani kerugian pada saat kerugian tersebut harus terjadi. Secara kolektif, keempat fase tersebut disebut Manajemen Resiko Sistem Informasi. Manajemen resiko system informasi merupakan proses untuk menaksir dan mengendalikan resiko system computer.

Sistem Keamanan Informasi dalam Organisasi
Agar system keamanan informasi bisa efektif , ia harus dikelola oleh Chief Security Officer (CSO). Individu tersebut harus melapor langsung pada dewan direksi demi terciptanya independensi. Tugas utama CSO adalah memberikan laporan kepada dewan direksi untuk mendapatkan persetujuan dewan direksi. Laporan ini mencakup setiap fase dari siklus hidup.

1. Analisis Sistem
Sebuah ringkasan terkait dengan semua eksposur kerugian yang relevan.
2. Desain Sistem
Rencana detail mengenai pengendalian dan pengelolaan kerugian, termasuk anggaran system keamanan secara lengkap.
3. Implementasi system, operasi, evaluasi dan pengendalian system
Mengungkapkan secara spesifik kinerja system keamanan, termasuk kerugian dan pelanggaran keamanan yang terjadi, analisis keputusan serta biaya operasi system